Nikmati Wahana Ekstrem Yang Ada Di Gunung Katu

Wisata di gunung biasanya sangat identik dengan aktivitas mendaki. Akan tetapi, di Malang terdapat destinasi gunung yang juga menyediakan berbagai wahana ekstrem yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Berlokasi di Dusun Sumberpang Kidul, Desa Sumber Suko, Kecamatan Wagir, terdapat sebuah destinasi gunung yang bernama Gunung Katu.

Wisata di gunung biasanya sangat identik dengan aktivitas mendaki. Akan tetapi, di Malang terdapat destinasi gunung yang juga menyediakan berbagai wahana ekstrem yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Berlokasi di Dusun Sumberpang Kidul, Desa Sumber Suko, Kecamatan Wagir, terdapat sebuah destinasi gunung yang bernama Gunung Katu.

Gunung ini sedikit berbeda dengan wisata pegunungan lainnya karena wisatawan tidak hanya dapat menikmati panorama alam dari atas gunung yang berketinggian 705 mdpl akan tetapi juga dapat mencoba berbagai wahana yang disediakan di gunung ini.

Nikmati Wahana Ekstrem Yang Ada Di Gunung Katu.jpg, Oct 2019

Salah satu wahana ekstrem tersebut adalah Extreme Swinger. Walaupun menantang nyali, wahana ini cukup populer di kalangan wisatawan. Ketika bermain Extreme Swinger ini, wisatawan akan diikat dengan tali dan alat pengaman setalah itu akan diayun bebas diatas perbukitan terjal yang ada di Gunung Katu.

Selain itu, ada juga wahana lainnya seperti paralayang dan paramotor yang memungkinkan wisatawan untuk dapat terbang di sekitar Gunung Katu dan menikmati keindahan alam yang cukup asri.

Gunung Katu memang terkenal dengan wahan ekstrem yang dimilikinya. Akan tetap, bagi traveler yang takut untuk mencoba wahan tersebut masih terdapat daya tarik lain dari gunung ini yaitu menikmati panorama sunrise ataupun sunset yang cukup indah.

Gunung Katu juga menyediakan fasilitas camping ground sehingga cocok bagi anda yang ingin menghabiskan malam digunung ini terutama bagi mereka yang ingin melepaskan penat dari aktivitas sehari-hari.

Untuk menuju Gunung Katu, wisatawan harus pergi ke arah selatan kota Malang dengan kendaraan bermotor seperti mobil atau motor selama sekitar 40 menit. Berhubung tidak adanya kendaraan umum yang melewati area Gunung Katu maka satu-satunya transportasi adalah menggunakan kendaraan pribadi.